Senin, 02 April 2012

Daftar Nutrisi Dalam Sayuran

PROTEIN
 •Bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan perbaikan jaringan yang aus/rusak
-Yang terdapat pada semua jenis kacang. Seperti ; kacang panjang, kacang semak/hutan, kedelai, kacang ijo, kacang hitam -Kelor (malunggay), bayam, serat, kembang kol, bawang putih, kacang okra.

KALSIUM
 •Baik untuk gigi dan tulang, penting untuk proses fisik, termasuk denyut jantung, tekanan darah, kontraksi otot, transmisi/pengiriman sinyal saraf, regulasi/pengaturan organ internal.
-Yang terdapat pada bayam anggur (bayam merah), daun keladi, kacang polong, ubi jalar, kangkung, selada, kelor, miju-miju, okra, kacang-kacangan, kubis pecay, labu siam, serat, kacang polong manis,dan kedelai.

KARBOHIDRAT
 •Bermanfaat untuk Memberikan/menyediakan kalori dan energy bagi tubuh kita.
-Yang terdapat pada bawang putih, talas, kacang polong, ubi jalar, ubi kayu, jari miju-miju, okra, kacang, kentang, kacang polong manis, ketela, bengkuang, gandum.

AIR
•Memberikan/menyediakan larutan garam mineral yang banyak mengandung nutrisi dari sayuran. Sebagian besar sayur-sayuran mengandung banyak air.
 -Yang terdapat pada sayur-sayuran seperti ; selada, mentimun, tomat, dan lain-lain mengandung banyak air.

VITAMIN A
•Membantu menjaga agar kulit halus dan lembut, membantu melindungi selaput lendir mulut, hidung, paru-paru, tenggorokan, yang juga membantu mengurangi kerentanan kita terhadap infeksi, melindungi terhadap polusi dan pencemaran udara, membantu meningkatkan pandangan mata dan mengatasi keluhan kebutaan malam.
 -Terdapat pada anggur bayam, daun talas, labu, kangkung, selada, kelor, miju-miju, sawi, kacang-kacangan, pakis, asparagus, serat sumsum, cabe.

ZAT BESI
•Melawan anemia, dibutuhkan oleh darah dalam pembuatan hemoglobin yang mengangkut oksigen ke seluruh bagian tubuh.
-Terdapat pada bayam anggur, bawang putih, daun talas, kacang polong, wortel, kangkung, seledri, selada, kelor, miju-miju, sawi, kacang-kacangan, kacang lima, kentang, sumsum serat, cabai, kacang polong manis, bayam, lentil kecambah, tomat, okra, labu siam.

YODIUM
•Penting bagi tubuh untuk membentuk hormon tiroid/kelenjar gondok. Mencegah gondok
-Terdapat pada asparagus, kacang okra, bawang

VITAMIN C
 •Menjaga jaringan tubuh tetap sehat, termasuk pembuluh darah, tulang rawan, ligament/sendi, tendon/urat, tulang, otot, kulit, gigi, dan gusi. Membantu menyembuhkan luka, jaringan parut/bekas luka dan patah tulang. Mencegah penyakit kudis, melawan infeksi, membantu dalam pengobatan pencegahan flu biasa, serta membantu dalam penyerapan zat besi.
 -Terdapat pada bayam anggur, labu pahit, kembang kol, daunt alas, kentang manis, kangkung, seledri, selada, kelor, pecay, kol, serat mallow, cabai, kacang manis, kecambah bayam, cabai ijo, tomat, okra, brokoli, kentang, melon, labu siam, buah jeruk, asparagus.

SERAT
•Membantu untuk memindahkan sisa/ampas makanan lebih cepat keluar dari tubuh, lebih efektif dalam mencegah sembelit, batu empedu, dan kanker usus besar.
-Terdapat pada : Kacang, daun talas, kacang polong, tomat, bunga corkwood, kelor, miju-miju, kacang-kacangan, pakis, kacang lima, kacang kedelai, cabai, terong.

VITAMIN B KOMPLEKS
•Penting untuk kesehatan saraf, kulit, mata, rambut, dan hati
•Vitamin B1, juga disebut thiamin membantu tubuh mengubah karbohidrat menjadi energi yang diperlukan untuk jantung, otot, dan agar sistem saraf dapat berfungsi dengan baik.
 •Vitamin B2, juga disebut riboflavin, penting untuk mengubah karbohidrat menjadi energi dan memproduksi sel darah merah, penting untuk penglihatan.
 •Vitamin B3, juga disebut niacin, membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi, membantu menjaga kesehatan kulit dan penting untuk fungsi saraf.
•Vitamin B6, Sangat penting bagi otak normal dan fungsi saraf, membantu tubuh memecah protein dan membuat sel-sel darah merah.
•Vitamin B9, juga disebut folate, asam folat, atau folacin membantu tubuh membuat sel-sel darah merah, dibutuhkan untuk membuat DNA
 -Yang Terdapat pada : Daun muda paprika, kelor, kacang panjang, pepaya, talas, wortel, cabai, kacang polong, kacang tanah, bayam, asparagus, terong, tomat, okra, labu siam.

Minggu, 01 April 2012

Berkebun Sayuran di Rumah

BERKEBUN SAYURAN DI RUMAH

Pengantar:
Berkebun sayuran di rumah adalah berkebun dengan menggunakan ruang kecil/pekarangan rumah yang dapat menjamin kelangsungan kecukupan penyediaan sayuran segar dan bebas bahan kimia, yang sangat penting untuk kesehatan keluarga kita.

Tujuan dari Berkebun

TUJUAN DARI BERKEBUN ;
1.Untuk memberdayakan kita dan keluarga kita dengan bahan makanan yang bergizi tinggi.
2.Untuk memperlengkapi keluarga kita dengan teknologi pertanian organik dan alami.
3.Untuk memberikan nutrisi yang baik dan memajukan kesejahteraan keluarga
4.Untuk meningkatkan bisnis/usaha pertanian dan meningkatkan pendapatan keluarga
5.Menggunakan FGNF sebagai alat untuk pengembangan bagi keluarga, bahkan mungkin bagi masyarakat kita.

Berkebun dan Teknologi Pertanian Alami

Berkebun merupakan teknologi sistematis dimana berkebun tidak harus dengan menggunakan media tanah yang luas, tetapi juga dapat menggunakan pekarangan atau halaman rumah kita (setidaknya kita dapat memanfaatkan tanah sepetak yang ada disekitar rumah kita). Dengan berkebun kita akan dapat menghasilkan bahan makanan seperti sayur-sayuran, Dan yang lebih menarik kebun yang kita olah sendiri akan terbebas dari kimia terintegrasi yang memungkinkan kita dapat menikmati hasil dari kebun kita sendiri.